KPU Pertimbangkan Teguran Bagi Gibran Setelah Debat

Khairul Amri
5 Min Read
Gibran di Debat Cawapres: Disebut Menang Telak, Prabowo Bangga, tapi Terancam Kena Tegur KPU Lagi.

Tiga calon wakil presiden (cawapres) telah rampung melaksanakan debat perdana pada Jumat (22/12/2023) malam. 

Ketiga kubu saling mengklaim cawapresnya tampil unggul dan prima. 

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bahkan menyebut cawapres yang diusungnya itu menang telak dalam debat semalam. 

Komandan TKN Prabowo-Gibran Pemilih Muda (Fanta), Arief Rosyid menilai, Gibran menang 10-0 dalam debat melawan Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD.

Menurutnya, jawaban Gibran tak bertele-tele, namun tetap dijawab dengan detail.  

“10 kosong kali, 10 kosong, dua kali lipat kayaknya itu, karena setiap jawaban Mas Gibran itu detail ya, enggak bertele-tele gitu ya.”

“Tidak seperti, ya minta maaf, ditanya A jawabannya Z kan,”

ucap Arief seusai nobar digelar di Embassy Lounge Jakarta, ELYSEE Buliding SCBD, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023) malam.

Arief menuturkan, debat semalam menjadi ajang pembuktian Gibran. 

Putra sulung Joko Widodo (Jokowi) itu dinilai bisa menjawab keraguan banyak pihak. 

“Mas Gibran dengan sangat baik menyampaikan pikiran-pikiran, gagasan-gagasannya terhadap ekonomi ya, bahkan dalam banyak kesempatan kita lihat profesor doktor itu sempat nulis ya apa yang disampaikan Mas Gibran,”

katanya.

Arief pun menyebutkan bahwa pihaknya optimistis Gibran bisa menggaet suara anak muda selepas debat kali ini.

Prabowo Akui Bangga 

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melakukan keterangan pers usai Debat Cawapres di Jakarta Jumat (22/12/2024).

Baca Juga: Jokowi di IKN: Tinjauan Langsung dan Groundbreaking untuk Masa Depan

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengaku bangga dengan cawapresnya itu. 

Tak tanggung-tanggung, Prabowo bahkan memberikan angka sembilan untuk menilai penampilan Gibran dalam debat tadi malam. 

Hal itu ia sampaikan kepada awak media usai debat cawapres berakhir. 

“Terus terang saya sangat bangga dengan calon wapres saya. Saya sangat bangga, tadi saya katakan kalau saya seorang guru yang memberi nilai pada ujian saya beri nilai 9,9,”

kata Prabowo, Jumat.  

“Dan menurut saya ini obyektif dan nyata. Semua rakyat bisa nilai kita serius, saya mewakili generasi yang saya namakan generasi jembatan, kami menganggap diri kamu jembatan untuk nanti generasi muda melewati untuk Indonesia emas, hebat, adil, makmur,”

lanjutnya. 

Meski demikian, Prabowo juga mengacungi jempol untuk penampilan dua cawapres lainnya. 

Menurut Prabowo, semua gagasan yang disampaikan tiga cawapres positif bagi Indonesia ke depan. 

“Saya ingin sampaikan pendapat saya bahwa gagasan dari tiga cawapres semuanya positif. Semuanya mengarah pada keinginan Indonesia maju dan sejahtera,”

kata Prabowo. 

Gibran Bakal Ditegur KPU Lagi 

Meski tampil prima, Gibran juga tak luput dari sorotan negatif atas debatnya semalam. 

Gibran dinilai kembali melakukan aksi yang dilarang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Wali Kota Solo itu kembali memberikan gesture layaknya memprovokasi pendukungnya. 

Tepat saat segmen dua debat cawapres selesai, Gibran mengarahkan diri ke para pendukungnya sambil mengangkat kedua tangannya.

Aksi itu juga dilakukan Gibran saat debat perdana capres beberapa waktu lalu. 

Calon Wakil Presiden Nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka saat acara Debat Calon Wakil Presiden 2024 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023). Debat Pilpres 2024 seri kedua mengangkat tema debat yaitu Ekonomi kerakyatan dan digital, Keuangan, Investasi, Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur dan Perkotaan.

KPU RI sebelumnya telah menegur Gibran ihwal sikap yang ditunjukkan saat debat capres perdana.

Karena aksi tersebut dilakukan kembali, Gibran pun terancam mendapat teguran lagi dari KPU. 

“Nanti kita ingatkan lagi, kita tegur lagi, pada evaluasi hasil debat yang kedua ini,”

kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari ditemui usai debat.

Hasyim mengatakan, KPU pasti bakal menggelar pertemuan lanjutan dengan tim pasangan capres-cawapres dan masing-masing tim dipersilakan mengajukan sejumlah catatan dan evaluasi terkait debat sebelumnya.

“KPU akan mendengarkan dan kemudian akan mengambil keputusan apa-apa yang perlu kita evaluasi, termasuk memperingatkan kembali tampilan-tampilan yang boleh dikatakan sudah disepakati untuk tidak dilakukan pada saat debat ini,”

jelas Hasyim.

Meski demikian, Hasyim menepis niatan untuk memberikan konsekuensi bagi calon yang melanggar kesepakatan dalam debat.

Ia menyinggung soal kedewasaan masing-masing calon selaku orang yang berkompetisi untuk meraih tampuk kekuasaan tertinggi.

“Sebetulnya ini kan komitmen ya, komitmen antar calon dan kami menganggap masing-masing calon kan orang yang secara politik sudah dewasa semua tentang apa yang sudah disepakati itu,”

pungkasnya.

Rekomendasi Redaksi: Pipa Transmisi Gas Cisem-1: Langkah Pemerintah dalam Meningkatkan Pasokan Energi

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *