Pupuk Subsidi Tak Boleh Jadi Sumber Perdagangan, Tekankan Jokowi

Ananda Eri Aruna
2 Min Read
Jokowi: Jangan sampai Pupuk Subsidi Dijual ke Bukan Petani

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan, pupuk bersubsidi tidak boleh dijual ke pihak yang bukan petani.

Hal itu disampaikannya menanggapi laporan petani yang mengeluhkan pupuk subsidi dijual dengan harga dua kali lipat dari normalnya.

“Ya itu yang harus dikontrol terus (oleh) distributor, (oleh) pengecer harus dikontrol. Jangan sampai pupuk bersubsidi dijual, ke tempat yang bukan petani,”

ujar Jokowi setelah tanam padi bersama masyarakat di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/1/2024) sebagaima dilansir YouTube Sekretariat Presiden.

“Memang ada kebocoran seperti itu, tapi semuanya akan diawasi dan dikontrol,”

ucap dia.

Baca Juga: Spot Unik Yogyakarta: Destinasi Wisata yang Instagramable

Selain melakukan tanam padi, Presiden Jokowi berbincang dengan para petani di Banyumas.

Dalam perbincangan itu, Kepala Negara mengaku masih mendapatkan keluhan soal sulitnya membeli pupuk.

Oleh karena itu, Presiden kembali menekankan bahwa pembelian pupuk subsidi tak perlu lagi menggunakan Kartu Tani, tetapi bisa langsung dengan menunjukkan e-KTP.

Selain itu, kata Jokowi, pemerintah sudah mempersiapkan 1,7 juta ton pupuk dari PT Pupuk Indonesia.

Pupuk tersebut disiapkan untuk mendukung masa tanam setelah panen tahun ini.

“Saya kira itu, apa, mencukupi dan kita harapkan keluhan untuk pupuk tidak ada lagi,”

kata Jokowi.

“Kemudian subsidi pupuk juga saya sudah meminta ke Menteri Pertanian, Menteri Keuangan untuk mengajukan dana tambahan untuk subsidi pupuk sebesar kurang lebih Rp 14 triliun,”

ucap dia.

Rekomendasi Redaksi: Perayaan Natal yang Mengharukan: Kominfo Sumut Menyatukan Hati dan Budi

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *